Wahai Kekasihku, Aku Masih Menunggu Keretamu Datang Part III

Desember 1920 Tak perlu kalian risaukan keberadaanku sekarang, aku hanyalah bagian dari sepenggal cerita dari masa kolonial Belanda. Sampai  kapanpun aku akan tetap berada di sini menunggu kereta kekasihku datang. Namun jika kalian pernah melihatku dan mencoba menelisik kehidupan lebih lanjut lagi maka aku akan diam membeku dan menghantui kalian hingga kalian tidak bisa tidur…

Wahai Kekasihku, Aku Masih Menunggu Keretamu Datang Part II

Wahai Kekasihku, Aku Masih Menunggu Keretamu Datang Part II Desember 1920 Masih ingatkah kalian ceritaku sebelumnya tentang sepenggal kisah percintaanku dan Stasiun Bedono? Jika kalian masih ingat maka akan kuteruskan cerita ini mumpung penulisnya sedang tidak labil dan seperti biasanya perempuan Jawa ini merokok hingga berbatang-batang kadang “teman-teman” astralnya sejenis saya menegurnya namun tak dihiraukannya….

Wahai Kekasihku, Aku Masih Menunggu Keretamu Datang

Stasiun Bedono Desember 1920 Hatiku terkoyak – koyak oleh rasa rindu, ya rinduku padamu wahai kekasih. Rasanya seperti tercabik-cabik hingga sukmaku terasa sakit sampai sekarang. Puluhan tahun aku memendam rasa mungkin bisa ratusan tahun aku terperangkap di sini menunggumu. Hingga warna tembok-tembok stasiun ini berubah warnanya kemudian dicat lagi oleh orang-orang yang saat ini merawat…

Sepenggal Kisah Noni Belanda II

Panggil Namaku Johanna “Aku ingin menceritakan pada kalian bagaimana keseharianku di kantor cantik ini dan tidak lagi menceritakan bagaimana aku meninggal” Sudah kuceritakan sebelumnya, aku adalah salah satu staf administrasi kantor Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappjic yaitu perusahaan kereta api di Hindia Belanda. Usiaku masih muda 20 tahun dan aku belum menikah namun aku sudah masuk kelas…

Sepenggal Kisah Seorang Noni Belanda

Tentara Jepang Itu Memenggal Kepalaku dengan Katana Hembusan angin pagi hari sangat menyejukkan kala itu, tidak ada yang salah dengan hari indah itu. Aku bersama teman – teman perempuanku menikmati indahnya pagi hari kota Semarang dengan secangkir kopi dan teh. Kami bersendau gurau sebelum memulai bekerja. Aku adalah salah satu staf kantor Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappjic….